Senin, 15 April 2013

Metode Demonstrasi

METODE DEMONSTRASI

1.    Pengertian Metode Demonstrasi
Metode berasal dari bahasa Greek-Yunani, yaitu metha yang berarti melalui atau melewati dan  hodos yang berarti jalan atau cara. Dari arti kata tersebut dapat kita ambil pengertian bahwa metode adalah jalan atau cara yang ditempuh seorang guru dalam menyampaikan ilmu pengetahuan pada anak didiknya sehingga dapat mencapai tujuan tertentu. 
Sedangkan kata demonstrasi diambil kata ”demonstration” (to show) yang artinya memperagakan atau memperlihatkan proses kelangsungan sesuatu. Jadi yang dimaksud dengan metode demonstrasi adalah metode mengajar dengan menggunakan peragaan untuk memperjelas suatu proses pembentukan tertentu kepada siswa.
Demonstrasi merupakan salah satu teknik mengajar yang dilakukan oleh seorang guru atau demonstrator (orang yang sengaja diminta) atau seorang siswa untuk memperlihatkan kepada seluruh siswa di kelas tentang suatu proses.
Sedangankan metode demonstrasi adalah cara penyajian pelajaran dengan meragakan atau mempertunjukan kepada siswa suatu proses, situasi, atau benda tertentu yang sedang dipelajari, baik sebenarnya ataupun tiruan yang sering disertai dengan penjelasan lisan. Dengan metode demonstrasi proses penerimaan siswa terhadap pelajaran akan lebih berkesan secara mendalam, sehingga membentuk pengertian dengan baik dan sempurna. Juga siswa dapat mengamati dan memperhatikan apa yang diperlihatkan selama pelajaran berlangsung.
Metode demonstrasi baik digunakan untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang hal-hal yang berhubungan dengan proses mengatur sesuatu, proses membuat sesuatu, proses bekerjannya sesuatu, proses mengerjakan atau menggunakannya, komponen-komponen yang membentuk sesuatu, membandingkan suatu cara dengan cara lain dan untuk mengetahui atau melihat kebenaran sesuatu.
Metode demonstrasi merupakan metode mengajar yang cukup efektif, sebab membantu para siswa untuk memperoleh jawaban dengan mengamati suatu proses atau peristiwa tertentu. Metode demonstrasi merupakan metode mengajar yang memperlihatkan bagaiman proses terjadinya sesuatu dimana keaktifan biasanya lebih banyak pada pihak guru.
Sebaiknya dalam mendemonstrasikan pelajaran tersebut guru lebih dahulu mendemonstrasikan yang sebaik-baiknya serta memperlihatkan beberapa aspek penting dalam metode demonstrasi yang antara lain:
a.    Demonstrasi akan menjadi metode yang tidak wajar bila alat yang didemonstrasikan tidak dapat diamati dengan seksama oleh siswa.
b.    Demonstrasi menjadi kurang efektif bila tidak diikuti oleh aktivitas dimana siswa sendiri dapat ikut memperhatikan dan menjadikan aktivitas mereka sebagai pengalaman yang berharga.
c.    Tidak semua hal dapat didemonstrasikan di dalam kelas.
d.    Hendaknya dilakukan dalam hal-hal yang bersifat praktis.
e.    Sebagai pendahuluan, berilah pengertian dan landasan teori dari apa yang akan didemonstrasikan
f.    Kelemahan dari demonstrasi yang ada sebelumnya hendaknya dicarikan jalan keluar.
2.    Fungsi dan Kegunaan Metode Demonstrasi
Metode memiliki manfaat tertentu bagi seorang pendidik, maka diperlukan dalam pelaksanaan proses belajar mengajar tidak menjadi sia-sia. Namun untuk lebih jelasnya berikut ini akan dikemukakan beberapa fungsi dan kegunaan dari pemakaian metode demonstrasi.
Adapun fungsi dan kegunaan dari metode demonstrasi yang digunakan antara lain:
a.    Untuk memberikan keterangan dan keterampilan tertentu kepada anak didik.
b.    Untuk memudahkan penjelasan, hingga mudah dipahami sebab penggunaan bahasa dalam pengajaran memiliki sifat keterbatasan.
c.    Untuk menghindari verbalisme dalam pengajaran.
d.    Untuk meneliti sejumlah fakta dan objek tertentu 
e.    Perhatian murid menjadi terpusat kepada proses belajar semata-mata.
f.    Proses penerimaan siswa terhadap pelajaran akan lebih berkesan secara mendalam, sehingga membentuk pengertian dengan baik dan sempurna.
g.    Siswa dapat mengamati dan memperlihatkan apa yang diperlihatkan selama pelajaran berlangsung.

3.    Kelebihan dan Kekurangan Metode Demonstrasi
Adapun kelebihan dan kekurangan metode demonstrasi adalah :
a.    Kelebihan metode demonstrasi
1)    Dapat membuat pengajaran menjadi lebih jelas dan konkret, sehingga menghindari verbalisme (pemahaman secara kata-kata atau kalimat).
2)    Siswa lebih mudah memahami apa yang dipelajari.
3)    Proses pengajaran lebih menarik.
4)    Siswa dirangsang untuk aktif mengamati, menyesuaikan antara teori dengan kenyataan, dan mencoba melakukannya sendiri.
b.    Kekurangan metode demonstrasi
1)    Metode ini memerlukan keterampilan guru secara khusus, karena tanpa ditunjang dengan hal itu, pelaksanaan demonstrasi akan tidak efektif.
2)    Fasilitas seperti peralatan, tempat, dan biaya yang memadai tdak selalu tersedia dengan baik.
3)    Demonstrasi memerlukan kesiapan dan perencanaan yang matang disamping memerlukan waktu yang cukup panjang, yang mungkin terpaksa mengambil waktu atau jam pelajaran lain.
Dalam penggunaan metode ini guru harus bisa menjadi demonstrator dan bisa juga orang lain yang ahli dalam bidang pelajaran itu.  Metode ini menggugah rasa ingin tahu siswa dan rangsangan visual siswa
4.    Langkah-langkah Penggunaan Metode Demonstrasi
Suatu metode memiliki peran yang sangat penting dalam proses belajar mengajar. Metode turut menentukan tercapai tidaknya tujuan pembelajaran, sehingga seorang pendidik dituntut untuk mengetahui dan memahami kedudukan metode dalam kegiatan belajar mengajar.
Agar pembelajaran dengan menggunakan metode demonstrasi berlangsung secara efektif, langkah-langkah yang dianjurkan adalah sebagai berikut :
a.    Lakukan perencanaan yang matang sebelum pembelajaran dimulai. Hal-hal tertentu perlu dipersiapkan, terutama fasilitas yang akan digunakan untuk kepentingan demonstrasi.
b.    Rumuskanlah tujuan pembelajaran dengan metode demonstrasi, dan pilihlah materi yang tepat untuk didemonstrasikan.
c.    Buatlah garis besar langkah-langkah demonstrasi, akan lebih efektif jika yang dikuasai dan dipahami baik oleh peserta didik maupun guru.
d.    Tetapkanlah apakah demonstrasi tersebut akan dilakukan guru atau oleh peserta didik, atau oleh guru kemudian diikuti peserta didik.
e.    Mulailah demonstrasi dengan menarik perhatian seluruh peserta didik, dan ciptakanlah suasana yang tenang dan menyenangkan,
f.    Upayakanlah agar semua peserta didik terlibat secara aktif dalam kegiatan pembelajaran.
g.    Lakukanlah evaluasi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan, baik terhadap efektivitas metode demonstrasi maupun terhadap hasil belajar peserta didik.
Dengan memperhatikan hal-hal tersebut diatas, diharapkan guru dapat melaksanakan metode demonstrasi dalam pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAKEM). Maka dalam hal ini guru harus: (1) merumuskan keterampilan yang diharapkan akan dicapai oleh siswa setelah demonstrasi dilakukan; (2) mencoba alat-alat yang akan digunakan dalam demonstrasi, supaya waktu diadakan demonstrasi tidak gagal; (3) memperkirakan jumlah siswa apakah memungkinkan diadakan metode demonstrasi; (4) menetapkan garis besar langkah yang akan dilaksanakan; (5) memperhitungkan waktu yang dibutuhkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar